100 Wali Santri Al Zaytun Laporkan Ken Setiawan Dan Herri Pras Ke Polda Banten

Selamat datang Ecoracing di Situs Kami!

Banten – Sekitar 100 pengurus Pondok Pesantren Al-Zaytun di Banten melaporkan Ken Setiawan dan Heri Pras ke Polda Banten karena pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang (UU) ITE. Mereka keberatan dengan pernyataan Ken selaku pendiri NII Crisis Center yang mengatakan perzinahan ditoleransi dengan membayar sejumlah tertentu. 100 Wali Santri Al Zaytun Laporkan Ken Setiawan Dan Herri Pras Ke Polda Banten

Stafsus Menag: Guru Jangan Puas Mengajar, Publikasi Pendidikan Juga Penting

“Saya rasa berita yang paling mengkhawatirkan adalah di Al Zaytun, Anda bisa berzinah jika membayar Rp 2 juta, dan praktik ini sangat bertentangan dengan pendapat saya,” kata Abdul Rozad, Koordinator Wali Santri Al Zaytun. di Mapolda Banten, Senin 3 Juli 2023.

Menurut Abdul Rosad, pernyataan Ken Setiawan yang kemudian disiapkan Herry Pras melalui kanal YouTube miliknya, menjadi heboh dan memicu rumor bahwa Pondok Pesantren Al-Zaytoun sesat.

Ia mengaku tidak pernah menemukan sesuatu yang istimewa dari pendidikan kelima anaknya di Al-Zaytoon. Padahal, prestasi akademisnya bagus.

“Saya menyekolahkannya sedikit demi sedikit, tidak sekaligus. Anak pertama bagus dan berprestasi, lulus STAN tidak masalah. Jadi saya kirim anak kedua ke sana, Unpam, UNJ dan anak kelima. Masih di sana, ” – dia menjelaskan.

Pernyataan Ken Setiawan beserta tangkapan layar, tautan, dan video YouTube yang disebarkan kanal YouTube Herry Pras disimpan dalam flashdisk dan diserahkan ke Polda Banten untuk dijadikan barang bukti.

Pendiri NII Crisis Center sekaligus YouTuber, Wali Santri Al Zaitoon digugat dengan berbagai tuduhan termasuk UU ITE dan pencemaran nama baik. 100 Wali Santri Al Zaytun Laporkan Ken Setiawan Dan Herri Pras Ke Polda Banten

“Sebagai barang bukti, ada flashdisk dan tangkapan layar channel YouTube yang kami laporkan tadi. Pasal dugaan yang kami laporkan ke SPKT Polda Banten, pertama, Pasal 27 Ayat 3, Pasal 28 Ayat 2, Pasal 36 UU ITE. Selain itu juga pasal 14.2 UU nomor 1 tahun 1946, pasal 310 dan 311 KUHP,” jelasnya. Patah hati, YouTuber Madurai Kakong Aryeh alias Jumayri (35) ditangkap karena membagikan video bugil Mantan Pacar Bar Kakong Aryeh memposting foto bugil mantan pacarnya karena tak terima ditinggal korban. Penyerangnya sangat putus asa sehingga dia bertindak ceroboh. Eco Racing 7 Februari 2024