Aplikasi Pemberi Saran Sebelum Nyoblos: Beri Rekomendasi Parpol Lebih Sulit

Selamat datang Ecoracing di Website Kami!

Eco Racing, Jakarta – Permintaan saran kepada partai politik dan calon presiden kabarnya mendapat respons baik. Aplikasi ini, yang memberikan saran sebelum pengguna pergi ke tempat pemungutan suara pada 14 Februari, telah memberikan ratusan ribu saran dalam sekejap sejak diluncurkan. Aplikasi Pemberi Saran Sebelum Nyoblos: Beri Rekomendasi Parpol Lebih Sulit

VAA telah mengadopsi Kawula17 untuk pemilu 2024 di Indonesia, sebuah inisiatif yang mendorong generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu. Partai politik VAA disebut telah menggunakan dan mengajukan 105.000 proposal dalam dua hari pertama peluncurannya.

Hasilnya dikatakan lebih menguntungkan untuk VAA Ca(wa)pres. Sebab, dalam waktu 72 jam, sebanyak 463.298 saran diberikan kepada pengguna yang lulus ujian, kata salah satu pendiri Kawula17 Dian Irawati dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 7 Februari 2024.

Aplikasi partai politik VAA membantu memahami posisi partai dalam berbagai isu, termasuk sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan. Melalui gamifikasi dalam bentuk kuis, generasi muda diharapkan dapat memilih sisi yang paling sesuai dengan kesukaannya.

Hal yang sama berlaku untuk VAA Ca(wa)pres. 15 pertanyaan tersebut diambil dari pernyataan visi dan misi masing-masing calon presiden dan wakil presiden yang ada dalam kuis tersebut. Pengguna diberi kesempatan untuk membandingkan visi dan misi satu sama lain, kemudian saling melihat untuk mencocokkan visi dan misi yang paling mendekati. Terobosan Baterai Mobil Listrik Baru, Terisi Kurang dari Lima Menit

Dian mengatakan, kuis pemilihan partai dan presiden harus dilakukan dengan cara yang mudah dipahami. Oleh karena itu, pertanyaan sebaiknya terdiri dari kata dan kalimat sederhana. Menurut Diana, membentuk partai politik VAA lebih sulit dibandingkan VAA Ca(wa)pres. Kawula17 perlu mengatasi isu-isu terkait pemuda. Sebab, banyak persoalan yang dibicarakan di DPR.

Bagi orang yang paham lingkungan misalnya, pertambangan merupakan masalah besar. Namun bagi banyak orang di luar industri, pertambangan bukanlah masalah besar.

Apalagi lokasi pertambangan di Kalimantan dianggap terpencil bagi masyarakat Jawa sehingga dianggap tidak penting, kata Dian misalnya.

Rekan Kawula17, Oktafia Kusuma, menambahkan, posisi partai terhadap suatu isu tertentu juga bisa berubah. Oleh karena itu, tim persiapan kuis selalu meminta konfirmasi dari pihak.

Ini bukan aplikasi baru tetapi Zimbabwe juga menggunakannya

Ia mengatakan VAA bukanlah hal baru dalam dunia politik. Beberapa negara di Eropa dan Amerika sudah menggunakannya sejak awal tahun 2000an. Di Jerman ia mencontohkan Wahl-0-Mat tahun 2002, di Swiss SmartVote tahun 2003, di StemWijzer yang berpusat di Belanda sejak tahun 1989.

“Zimbabwe juga merancang VAA sejalan dengan lingkungan politik di negara tersebut,” kata Dian.

Dian menambahkan, akan lebih baik jika ada beberapa VAA dalam satu negara. Di Belanda, menurut penjelasannya, terdapat empat VAA untuk 17 juta penduduk. Begitu pula di Indonesia, diharapkan banyak lembaga lain yang melakukan hal serupa.

Kiat Editor: Elon Musk Mencoba Vision Pro Apple, Mengatakan Dia Tidak Terkesan

Ekonom senior Universitas Indonesia, Faisal Basri, menyerukan pemakzulan terhadap Presiden Jokowi. Mengapa? Baca selengkapnya

Sekitar 100 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri terdaftar sebagai pemilih pada pemilu 2024. Baca selengkapnya

Ketua KPU Hasyim Asy’ari menjelaskan proses pemungutan suara pada Pemilu 2024. Karena kesalahan pemungutan suara, Anda bisa mengubah surat suara. Baca selengkapnya

Bawaslu akan melakukan patroli pengawasan untuk mengantisipasi “morning Attack” atau kebijakan moneter. Baca selengkapnya

Meskipun pemilu di Indonesia akan diadakan pada 14 Februari 2024, pemilu di luar negeri sudah dijadwalkan. Baca selengkapnya Aplikasi Pemberi Saran Sebelum Nyoblos: Beri Rekomendasi Parpol Lebih Sulit

KPU mengungkap alasan Jeddah dan Kuala Lumpur mendapat perhatian khusus pada pemilu 2024. Baca selengkapnya

KPU mengundang perwakilan negara sahabat menyaksikan pemilu 2024 secara langsung di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pelepasan prangko seri 2024 ini merupakan upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penyelenggaraan pemilu. Baca selengkapnya

Reaksi Ketua KPU Hasyim Asy’ari terhadap situasi pemilu 2024 di Malaysia yang menunjukkan jumlah pemilih dan massa yang besar. Baca selengkapnya

KPÚ mengumumkan sebaran software Pilkada 2024 dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya hampir 99 persen. Baca selengkapnya