Bukan Cuma Kaya Protein, Tempe Juga Sumber Prebiotik dan Probiotik yang Bisa Cegah Anak Stunting Loh!

Wecome Ecoracing di Website Kami!

Eco Racing – Tempe tidak hanya tinggi protein, tetapi juga merupakan makanan fermentasi yang baik untuk mencegah sembelit pada anak. Fungsinya untuk mendorong bakteri baik pada sistem pencernaan anak agar jumlahnya lebih banyak. Bukan Cuma Kaya Protein, Tempe Juga Sumber Prebiotik dan Probiotik yang Bisa Cegah Anak Stunting Loh!

Sehingga diharapkan perkembangan kognitif otak dapat terbantu untuk meningkat. Imlek 2024, Shio Apa yang Paling Beruntung di Tahun Naga Kayu?

“Ada penelitian yang menggunakan teknologi genome sequencing pada anak stunting yang diperiksa sel pencernaannya. Pada dasarnya, anak stunting mampu mengurangi bakteri baik yang ada di sistem pencernaannya juga. Jadi bakteri baik tersebut tidak bisa memperlancar perkembangan kognitifnya,” jelasnya. direktur Ilmu Kedokteran Danone. Indonesia, Dr Dr Ray Basrowi, MKK., pada konferensi pers Komunitas Gastronomi Indonesia (IGC) di Jakarta, Senin (17/10/2022). Ilustrasi perkembangan otak pada anak stunting. (Elemen Envato)

Oleh karena itu, ada dua permasalahan utama yang sering ditemui pada anak stunting. Yakni kurangnya pertumbuhan fisik yang membuat tubuh menjadi pendek dan perkembangan otak tidak berlangsung.

“Otak tidak bisa mendapatkan makanan karena rasa lapar yang semakin meningkat. Dan bakteri baik di sistem pencernaan tidak bisa mengirimkan sinyal ke otak. Jadi stuntingnya semakin parah,” ujarnya.

Makanan fermentasi seperti tempe, lanjutnya, bermanfaat untuk memudahkan bakteri baik berkembang biak lebih banyak di sistem pencernaan.

“Sehingga bakteri baik yang jumlahnya banyak itu bisa mendapat makanan, berkembang biak, sehingga berkoloni untuk mengeluarkan zat aktif yang bisa digunakan otak. Tempe bagus karena selain menjadi prebiotik juga bisa difermentasi menjadi probiotik,” kata Dr.

Namun, Dr Ray mengingatkan kita untuk tidak mengonsumsi tempe dengan cara digoreng terlalu sering, karena dapat mengurangi bahkan menghilangkan nutrisi yang ada di dalamnya. Ia menyarankan agar bisa dimasak dengan cara direbus atau direbus.

“Kita perlu mengedukasi masyarakat untuk tidak menggoreng semuanya. Membuat tempe bacem juga bagus karena prebiotik dan probiotik katanya penting,” ujarnya.

Meskipun angka prevalensi pertumbuhan stunting di Indonesia menurun menjadi 24,4% pada tahun 2021 dari 26,92% pada tahun 2020, namun angka tersebut masih tergolong tinggi dibandingkan standar WHO yang tidak melebihi 20%. Bukan Cuma Kaya Protein, Tempe Juga Sumber Prebiotik dan Probiotik yang Bisa Cegah Anak Stunting Loh!

Pemerintah berencana menurunkan angka stunting di Indonesia menjadi 14% pada tahun 2024.