Francesco Bagnaia Mulai Rasakan Tekanan Jelang Balapan Penentu Gelar di Sepang

Selamat datang Ecoracing di Portal Ini!

Eco Racing – Francesco “Pecco” Bagnaia mulai merasakan tekanan saat meraih match point pertamanya pada perebutan gelar juara dunia MotoGP di Sepang, Malaysia akhir pekan ini. Francesco Bagnaia Mulai Rasakan Tekanan Jelang Balapan Penentu Gelar di Sepang

Bagnaia mengambil alih kejuaraan MotoGP untuk pertama kalinya dalam karirnya setelah Fabio Quartararo mengalami kecelakaan di Grand Prix Australia dua pekan lalu.

Pembalap Ducati itu finis ketiga, memimpin klasemen dan mendorong rivalnya Yamaha ke posisi kedua dengan 14 poin. Pembalap Tim Ducati Lenovo Francesco Bagnaia memacu motornya saat kualifikasi balapan MotoGP Aragon 2022 di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol (17/09/2022). Francesco Bagnaia menjadi yang tercepat di kualifikasi dan berhak start terdepan pada balapan Minggu (18 September 2022). ANTARA FOTO/Jose Breton/Pics Action/NurPhoto/aww. Klasemen Premier League: Manchester City Tembus Posisi 2, Liverpool Deg-degan

Pebalap Aprilia, Aleix Espargaro, yang menempati posisi ketiga dengan selisih 24 poin, masih berjuang merebut gelar juara.

Sementara itu, pebalap Gresini Enea Bastianini kemungkinan besar akan mendapat team order dari Ducati meski masih tertinggal 41 poin dari calon rekan pabrikannya musim depan dengan dua balapan tersisa.

Sepang memberikan kesempatan pertama bagi Bagnaio untuk menjadi pebalap Italia pertama yang meraih gelar juara dunia MotoGP sejak Valentino Rossi pada 2009, sekaligus menjadi pebalap Ducati pertama yang meraih gelar juara sejak 2007.

Saat ini saya cukup tenang karena akhirnya tahu potensi kita bisa tinggi, kata Bagnaia dalam keterangan resmi dalam konferensi pers di Sepang, Malaysia, Kamis, seperti dikutip Antara.

“Jika kami terus bekerja seperti yang kami lakukan di paruh kedua musim ini, kami bisa melakukan pekerjaan dengan sangat baik,” kata Bagnaia yang akan memantau cuaca di Sepang pada Sabtu dan Minggu.

Bagnaia mengaku mendapat banyak hikmah sejak pertengahan musim, sehingga kini ia tampil sebagai penantang kuat gelar juara dunia MotoGP 2022.

Di Sachsenring di Jerman, ia mengubah selisih 91 poin atas Quartararo menjadi posisi teratas dengan dua balapan tersisa.

“Ini akan menjadi gelar MotoGP pertama saya, tentu ada tekanan. Saya merasa akan mulai merasakan tekanan, tapi saat ini saya cukup senang,” ujarnya.

“Saya tahu kami telah melakukan beberapa hal yang sangat baik tahun ini, namun kami masih menyelesaikan pekerjaan dan itulah yang kami fokuskan saat ini.”

Sepang juga menjadi venue bersejarah bagi Bagnaia yang berhasil meraih gelar juara Moto2 2018 di sirkuit Malaysia. Francesco Bagnaia Mulai Rasakan Tekanan Jelang Balapan Penentu Gelar di Sepang

MotoGP akan kembali digelar di Malaysia untuk pertama kalinya sejak 2019 setelah balapan dibatalkan dua musim lalu akibat pandemi Covid-19.

Pihak penyelenggara memperkirakan sebanyak 170.000 penonton akan datang ke sirkuit Sepang selama tiga hari balapan.