Hindari Empat Kebiasaan yang Membuat Konsumsi Motor Matik Jadi Lebih Boros

Sugeng rawuh Ecoracing di Website Kami!

Eco Racing – Sepeda merupakan kendaraan listrik yang paling banyak digunakan di Indonesia. Oli motor matic (BBM) bisa jadi sia-sia jika tidak tahu cara menggunakannya. Hindari Empat Kebiasaan yang Membuat Konsumsi Motor Matik Jadi Lebih Boros

Jika Anda ingin mengendarai sepeda irit. Setidaknya ada empat kebiasaan yang harus Anda ikuti agar sepeda Anda tidak terjatuh.

Berikut kami jabarkan empat kebiasaan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar yang berasal dari berbagai sumber: Pola Penggunaan Motor [PT AHM]. Menko Airlangga Jadi Pembeli Pertama Chery Omoda E5, Sebut Pakai Baterai Nikel

Percepatan gas itu sendiri

Sepeda matic berbeda dengan sepeda kopling dan moped. Sepeda dengan transmisi manual, konsumsi bahan bakarnya tergantung kecepatan sepeda.

Bedanya dengan sepeda bekas, perjalanannya jauh lebih hemat. Buka sedikit lebih lambat. Sepeda matic kehilangan waktu ketika pengemudi membuka gas sesuka hati. Oleh karena itu, metode ini lebih cepat dan ekonomis untuk digunakan.

Tutup gas secara alami

Jika Anda tidak bisa membukanya dengan sengaja, Anda tidak bisa menutupnya secara tiba-tiba. Jika Anda menutup kecepatan secara tiba-tiba, maka mesin akan rem dan sepeda matic akan menggunakan lebih banyak oli.

Misalnya, jauh lebih baik mengendarai sepeda motor dalam keadaan diam dengan kecepatan 70 hingga 80 km/jam daripada berkendara naik turun di jalan raya dengan kecepatan 100 km/jam.

Berlebihan

Membawa beban berlebih adalah hal yang buruk. Suspensi tidak hanya akan mengalami lebih banyak masalah dalam pengoperasiannya, tetapi juga akan menggunakan lebih banyak oli. Karena membawa beban yang berat memang membutuhkan tenaga yang besar. Dampaknya adalah konsumsi bahan bakar. Hindari Empat Kebiasaan yang Membuat Konsumsi Motor Matik Jadi Lebih Boros

Gunakan bahan bakar dengan oktan rendah

Konsumsi bahan bakar juga berpengaruh besar terhadap baik atau tidaknya penghematan bahan bakar Anda. Selalu menggunakan nilai oktan yang benar akan menghasilkan bahan bakar yang digunakan lebih irit dibandingkan bahan bakar dengan oktan lebih rendah dibandingkan ukurannya.

Padahal, menggunakan bahan bakar berkualitas baik dan beroktan tinggi dapat membantu mesin mobil Anda bertahan lebih lama.