Sebelum Putuskan Pilihan, Yuk Simak Seperti Apa Kepribadian Capres-Cawapres Menurut Ahli Jiwa

Selamat datang Ecoracing di Portal Ini!

JAKARTA – Kurang dari sebulan lagi, masyarakat Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu). Setidaknya ada tiga calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung pada pemilu 2024 pada 14 Februari 2024. Sebelum Putuskan Pilihan, Yuk Simak Seperti Apa Kepribadian Capres-Cawapres Menurut Ahli Jiwa

Jelang Pilpres 2024, ada tiga calon presiden dan wakil presiden yang berkampanye di daerah berbeda. Tak hanya itu, ketiga calon presiden dan wakil presiden sendiri pernah terlibat perdebatan yang selalu menarik perhatian publik. Film Lampir Capai 65.000 Penonton Hari Pertama Tayang, Dapat Respons Positif Masyarakat

Di tengah kampanye dan perdebatan ketiga calon presiden dan wakil presiden, para ahli memberikan pendapatnya mengenai status ketiga calon tersebut. Jadi bagaimana?

Psikolog, dr. Lahargo Kembaren, Sp. Pilih

“Alasan yang kita namakan karakter adalah keseluruhan tingkah laku, pikiran dan perilaku seseorang dan akan berubah warna dalam kehidupan sehari-hari dan akan menjadi ciri-ciri orang tersebut ketika dihadapkan pada permasalahan tertentu.” . , poster atau saat berdebat atau berkompetisi, kita akan lihat siapa dia.”

Sedangkan mengenai sifat orang yang melakukan kekerasan, jelas Lahargo, yang disebut dengan gangguan narsistik adalah ia menganggap dirinya kuat, ia menganggap dirinya yang pertama, ia memandang orang lain lebih baik dari dirinya. Muncul kebutuhan untuk beribadah, haus akan pujian, timbul rasa bangga, rasa iri ketika orang lain berprestasi lebih dari dirinya dan kurang kasih sayang terhadap orang lain.

“Tapi sungguh, setiap orang punya banyak kecanduan di dalam dirinya, yang kami sebut karakter, ini bukan soal karakter, itu karakter.”

Sementara itu, Lahargo menjelaskan perbedaan karakter dan watak. Ia menjelaskan, ketika berbicara tentang kesehatan seseorang secara umum, hal itu dilihat dari pikirannya, sikapnya, dan perilakunya.

Menurut Lahargo, karakter seseorang ditentukan oleh dua hal, yang pertama adalah karakternya yang merupakan warisan genetik seperti orang tuanya, sehingga ia mewarisi sedikit banyak.

Kata kedua, ia ditentukan oleh pengalaman hidupnya, bagaimana ia menghadapi peristiwa-peristiwa kehidupan, bagaimana ia menyikapi perjalanannya. Jadi itu akan menunjukkan karakternya. Sebelum Putuskan Pilihan, Yuk Simak Seperti Apa Kepribadian Capres-Cawapres Menurut Ahli Jiwa

“Tipe kepribadian ada dua, ada ciri kepribadian yang hanya menjadi penanda kepribadian kita dan tidak mengganggu kehidupan kita sehari-hari. Salah satunya adalah kekerasan.”

“Tetapi jika terdapat gangguan kepribadian yang bukan merupakan tanda kecanduan, dapat menimbulkan masalah dalam hubungan dan menimbulkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, disarankan agar penderita masalah kecanduan mendapatkan konseling.” Ia mengatakan, “Warga Indonesia di Turki sangat antusias untuk memilih pada pemilu 2024. Persentase partisipasi warga negara Indonesia (WNI) yang memilih pada pemilu presiden menggunakan kotak suara keliling (KSK) di Izmir, Turki, mencapai 109%. VIVA.co. id 10 Februari 2024