6 Minuman Penurun Asam Urat, Enak dan Gampang Dibuat

Jakarta –

Ada beberapa cara untuk menstabilkan kadar asam urat dalam tubuh. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan larutan penurun asam urat.

Asam urat (uric acid) merupakan senyawa yang diproduksi tubuh saat memproses purin. Biasanya, produk limbah ini dikeluarkan dari tubuh melalui urin.

Namun jika kadarnya terlalu tinggi, asam urat dapat menumpuk dan membentuk kristal besar pada persendian atau jaringan sekitarnya sehingga menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan peradangan. Kondisi ini disebut dengan asam urat, namun orang awam biasa menyebutnya dengan asam urat.

Tingginya asam urat dalam tubuh bisa disebabkan oleh berbagai macam sebab. Yang terpenting adalah dengan mengembangkan kebiasaan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung purin, seperti daging, daging, seafood dan lainnya. Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan apa yang Anda makan setiap hari agar tidak menaikkan kadar asam urat terlalu banyak.

Kadar asam urat yang tinggi dapat diturunkan dengan beberapa cara, salah satunya dengan meminum minuman penurun asam urat. Minuman apa sajakah itu? Dikutip dari berbagai sumber, berikut minuman penurun asam urat yang bermanfaat dan mudah dibuat. 1. jus lemon

Memperbanyak asupan cairan merupakan salah satu cara mengurangi pembengkakan dan peradangan akibat asam urat tinggi. Salah satu minuman yang direkomendasikan adalah air perasan lemon.

Selain menghidrasi tubuh, air lemon juga mengandung vitamin C yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Cukup tambahkan jus lemon ke dalam segelas air dan minum. Mengonsumsi makanan ini setiap hari dapat mengurangi penumpukan asam urat dalam tubuh. 2. Jus ceri

Selain lemon, ceri juga menjadi salah satu buah yang diduga dapat mencegah kambuhnya penyakit asam urat. Hal ini karena buah ceri mengandung antioksidan bernama antosianin yang dapat membantu melawan dan mengurangi peradangan akibat asam urat tinggi.

Studi menunjukkan bahwa minum jus ceri selama dua hari dapat menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. 3. Air jahe

Jahe merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai obat berbagai macam penyakit, salah satunya asam urat. Pasalnya, jahe mengandung antioksidan yang tidak hanya melawan peradangan tetapi juga mengurangi pembengkakan dan nyeri akibat asam urat.

Membuat air jahe tidaklah sulit. Masukkan saja irisan jahe sekitar 2,5 cm ke dalam air, diamkan 5-10 menit, lalu minum. Konsumsi rutin makanan ini menghilangkan akumulasi kadar asam urat dalam tubuh. 4. Teh hijau

Beberapa orang mungkin sering mendengar tentang manfaat teh hijau bagi kesehatan, termasuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology menunjukkan bahwa kandungan polifenol pada teh hijau dapat menurunkan kadar asam urat dengan cara mengurangi produksi senyawa tersebut dalam tubuh dan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin.

Selain itu, kandungan antioksidan pada teh hijau juga dapat membantu mengurangi peradangan akibat asam urat. 5. kopi

Kopi bukan satu-satunya sumber energi, kopi juga merupakan minuman yang dapat membantu mengobati asam urat. Banyak penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dengan susu rendah gula dapat menurunkan risiko serangan asam urat.

Namun, meminum kopi sebagai minuman penurun asam urat tidak cocok untuk semua orang. Jadi silakan konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mencoba cara ini. 6. Jus timun

Mentimun juga bisa dijadikan minuman untuk menurunkan asam urat dalam tubuh. The Times of India melaporkan bahwa kombinasi mentimun dan air jeruk nipis dapat membantu membersihkan hati dan ginjal serta menurunkan asam urat dalam darah.

Kandungan kalium dan fosfor pada mentimun juga dapat merusak ginjal sehingga meningkatkan kemampuan organ tersebut dalam menyaring dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Tonton video “Bagaimana kita tahu jika kebutuhan nutrisi kita terpenuhi?” (at/sook)

Mentimun Bisa Redakan Gejala Asam Urat? Begini Faktanya

Jakarta –

Pola makan memegang peranan yang sangat penting dalam menangani kondisi pasien asam urat. Salah satu makanan yang dianggap baik untuk penyakit asam urat adalah mentimun.

Asam urat atau asam urat adalah peradangan pada persendian yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Senyawa ini diproduksi tubuh secara alami untuk memecah purin.

Setelah menyelesaikan tugasnya, asam urat dikeluarkan melalui urin.

Kondisi ini bisa terjadi dalam waktu 12-24 jam dan akan terjadi seiring berjalannya waktu atau saat kadar asam urat menurun. Nantinya, penyakit ini bisa muncul kembali jika penderita tidak memperhatikan makanan, tidak rutin minum obat, dan menjalani hidup sehat.

Mentimun diketahui merupakan makanan dengan kadar purin yang tinggi sehingga aman dikonsumsi oleh penderita asam urat. Dikutip dari laman Livestrong, setiap 100 gram mentimun hanya mengandung 7,3 mg purin.

Sebagai perbandingan, setiap 100 gram makanan tinggi purin memiliki kandungan purin lebih dari 200 mg. 100 gram ikan teri dapat mengandung purin sebanyak 411 mg.

Menurut Fruitonix, mentimun juga memiliki sifat anti inflamasi. Pasalnya makanan tersebut mengandung senyawa flavonoid yang bermanfaat bagi penderita asam urat.

Senyawa ini terbukti dapat mengurangi peradangan pada tubuh, menghilangkan rasa sakit dan bengkak akibat serangan asam urat. Mentimun juga memiliki kandungan air yang sangat tinggi.

Hal ini dapat membantu menghilangkan kelebihan kadar asam urat dalam tubuh. Sehingga dapat mencegah terbentuknya kristal asam urat dan mencegah seringnya serangan asam urat.

Ada berbagai cara memakan mentimun. Anda bisa menambahkan mentimun ke dalam salad, membuat sup, minum jus mentimun, atau Anda bisa menjadikannya sebagai infused water.

Namun mentimun juga mengandung purin. Meski kadarnya sangat rendah, namun terlalu banyak mengonsumsi mentimun dalam satu waktu dapat menyebabkan lonjakan kadar asam urat, namun tetap aman dibandingkan makanan lain yang mengandung purin. Tonton video “WHO menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di KTT Dubai” (sao/naf)