Hilirisasi Nikel 2024 Hanya Bisa Sumbang 0,4% dari Kapasitas Produksi Baterai Dunia

Eco Racing, Jakarta General Manager Energy Shift Institute Putra Adhiguna menyoroti program nikel di Indonesia yang salah satu misinya adalah berpartisipasi dalam produksi baterai kendaraan listrik global.

Ia menilai Indonesia harus terus menggalakkan produksi nikel sebagai komponen baterai kendaraan listrik. Menurut perkiraan mereka, kapasitas produksi bahan baku industri kendaraan listrik (EV) global pada tahun 2024 masih terlalu kecil.

Energy Shift Institute memperkirakan Indonesia hanya memiliki 10 gigawatt-jam (GWh) pada tahun ini, atau kurang dari 0,4 persen dari kapasitas produksi baterai dunia sebesar 2.800 GWh, kata Putra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9-2024). ). 02) berkata. ).

“Dengan kapasitas global yang diperkirakan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030, jelas bahwa Indonesia tertinggal jauh, meskipun produksi nikelnya meningkat lebih dari delapan kali lipat sejak tahun 2015,” tambahnya.

Putra menilai isu masuknya modal asing untuk membangun ekosistem baterai EV seringkali mengaburkan besaran investasi produksi baterai yang sebenarnya. Menyamar sebagai angka investasi produk setengah jadi.

Kemajuan mulai terjadi dari bahan mentah hingga produk setengah jadi untuk industri baterai. Meski saat ini sekitar tiga perempat ekspor nikel masih terkait dengan industri stainless steel, ujarnya.

Namun, ketika Indonesia perlahan-lahan meningkatkan rantai pasok industri baterai dan KBLBB (Kendaraan Listrik Bermotor Baterai), persaingan dengan negara lain sudah berjalan cepat, tegasnya.

Oleh karena itu, tegas Putra, penting untuk dicatat bahwa pertumbuhan kapasitas produksi baterai global lebih cepat dibandingkan permintaan.

Misalnya, pada paruh pertama tahun 2023, pabrik baterai di Tiongkok rata-rata beroperasi kurang dari 45 persen kapasitas produksinya, karena kapasitas terus ditingkatkan di Tiongkok.

Seiring dengan dorongan agresif Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk mengembangkan industrinya, persaingan investasi akan semakin ketat, bahkan dalam pasar yang terus berkembang.

“Selama ini nilai tambah berbagai produk nikel Indonesia berkisar dua hingga 11 kali lipat dari produk mentahnya. Namun nilai tersebut masih jauh di bawah nilai tambah yang lebih dari 60 kali lipat dari produksi baterai,” ungkapnya.

Komentar Luhut Terhadap Omongan Tom Lembong soal Nikel

Eco Racing, Jakarta – Menteri Koordinator Perkapalan dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengomentari kritik Co-Captain Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), Tom Lembang soal nikel. Luhut menanggapinya melalui akun Instagram pribadinya.

Luhut mengomentari kritik Tom Lembang yang menyebut harga nikel anjlok akibat resesi. Luhut menjawab kritik Tom yang tidak berdasarkan data.

“Harus lihat data yang panjang 10 tahun terakhir. Masih trader. Mau batu bara, nikel, timah, emas, apa saja, siklus komoditasnya naik turun,” kata Luhut dalam unggahannya, seperti dikutip oleh Tempo hari ini. , Kamis, 25 Januari 2024.

Luhut mencatat, harga nikel saat ini lebih baik dibandingkan sebelum pemerintah mengambil tindakan untuk menurunkannya. Ia mengatakan, dalam 10 tahun terakhir, sejak 2014, harga rata-rata nikel dunia adalah 15 ribu dolar. Selamat tinggal Amerika Serikat.

Katanya: “Sebenarnya pada periode 2014-2019, saat kita mulai terjun, rata-rata harga nikel hanya 12 ribu dolar. Selamat tinggal Amerika Serikat.

“Jadi, saya tidak mengerti bagaimana Tom Lembang bisa melontarkan pernyataan seperti itu. Kok bisa salah nasehat kepada calon pemimpin yang Anda dukung? Saya sedih melihat Anda di sana, saya meragukan kecerdasan Anda,” lanjut Luhut.

Selain itu, jelas Luhut, harga nikel yang terlalu tinggi juga berisiko. Ia mencontohkan kasus kobalt yang harganya tetap tinggi selama tiga tahun sehingga memaksa masyarakat mencari bahan baku baterai alternatif.

“Ini salah satu faktor yang mempengaruhi lahirnya baterai lithium ferrophosphate (LFP). Jadi (nikel) kalau kita naikkan harganya, masyarakat akan mencari pilihan lain, teknologi berkembang sangat pesat, makanya kita cari. keseimbangan yang tepat,” kata Luhut.

Luhut mengungkapkan, pemerintah saat ini sedang mengembangkan baterai LFP bekerja sama dengan China dan banyak negara lainnya. Ia mengatakan, nikel Indonesia akan dibutuhkan hingga sepuluh tahun ke depan.

“Jadi saya serahkan pada Tom, kalaupun tidak lagi di pemerintahan, jangan beri tahu kami hal-hal yang buruk, meskipun tidak semuanya benar, beri tahu kami hal-hal yang baik. Pernahkah kita mengalami inflasi di bawah? 3 persen? Itu baru sekarang. Sudah 44 bulan kita “mengekspor surplus?” Sekarang, apa itu (faktor)? Ya di hilir,” ujarnya.

Pak Luhut mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di angka 5 persen di tengah ketidakpastian perekonomian dunia. Padahal, Indonesia masih berupaya mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dan memasang target pendapatan 10 ribu dolar AS per orang pada tahun 2030.

Pak Luhut menyimpulkan “Jadi, kemerosotan kita akan memperbaiki Indonesia”.

Sebelumnya dalam program Total Politics, Pak Tom Lembang menyampaikan bahwa seluruh mobil listrik Tesla yang diproduksi di China saat ini tidak menggunakan Gel sebagai bahan baku baterainya.

Selain itu, Tom juga bercerita mengenai masa depan cadangan nikel di Indonesia. Ia mengatakan dalam keterangannya bahwa tahun lalu harga nigel global turun hampir 30 persen.

Pilihan Redaksi: Bahlil menanggapi pernyataan Tom Lembang soal Nikel yang ditinggalkan

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Gabung di member.Eco Racing/komunitas, pilih grup GoOto

Kolonel Tom Lembang dari Tim Nasional AMIN angkat bicara soal koordinasi Menteri Kelautan dan Perikanan Luhut Binsar Panjaitan soal harga nikel. Baca selengkapnya

Ledakan di pabrik peleburan nikel PT ITSS di Morowali, Sulawesi Tengah, menewaskan 21 pekerja, 8 pekerja asing, asal Tiongkok, dan 13 pekerja lokal. Baca selengkapnya

Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembang bicara soal kelas menengah di Indonesia. Baca selengkapnya

Prabowo menegaskan kembali komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut dengan memberikan makanan dan susu gratis kepada anak-anak. Baca selengkapnya

Sore tanggal 10 Februari 2024, berita ekonomi dan bisnis terkini, dimulai dengan promosi Imlek 2024. Baca Tambah

Tan Lembang, anggota tim nasional AMIN, menduga ada kolusi antara regulator dan sektor keuangan. Baca selengkapnya

Kolonel Tom Lembang dari Tim Nasional AMIN mengatakan, peran perbankan dalam menyalurkan kredit kepada UMKM dapat lebih ditingkatkan. Baca selengkapnya

Menanggapi rencana Anis-Muhaimin mengenakan pajak kepada orang kaya, Tom Lembang menyebut dirinya akan menjadi salah satu target tersebut ke depan. Baca selengkapnya

Timnas AMIN menyoroti program susu gratis untuk anak yang dicanangkan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Baca selengkapnya

Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembang angkat bicara soal kenaikan harga pangan. Baca selengkapnya