Ganjar Geber Moge Ini Saat Hadiri Kampanye Akbar, Intip Spesfikasinya, Ngeri!

Eco Racing, Jakarta Pusat – Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 03 Ganjar Pranowo Ganjar-Mahfud mengikuti acara kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu bertajuk Konser Ucapan Metal Total Winning. 2/2024).

Namun dalam mengikuti acara tersebut, Ganjar tidak menggunakan mobil melainkan mengendarai sepeda motor besar (moge).

Baca Juga: Tur Tiga Jari Datang ke Prancis untuk Dukung Ganjar-Mahfoud

Saat mengendarai sepeda motor, pria identik berambut putih itu terlihat mengenakan perlengkapan berkendara seperti jaket bomber, helm, celana panjang, sepatu, dan kacamata hitam.

Ganjar mengendarai sepeda motornya hingga ke depan pintu VIP SUGBK Barat, lalu melepas helm dan merapikan rambutnya.

Baca Juga: Kawasaki Ninja ZX-10RR Winter Test Edition 2024, Hanya 25 Unit di Dunia, Sah!

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu diketahui dua kali mengendarai sepeda motor Kawasaki ER6n di ajang tersebut.

Motor asal Jepang ini terbilang populer dengan mesin 650cc.

Baca Juga: Megawati akan membunyikan bel kewaspadaan di konser Salaam Metal 03

Namun saat ini Kawasaki tidak menjual motor tersebut, namun masih banyak motor bekas yang beredar di pasaran.

Dari segi spesifikasi, motor bergaya streetfighter ini dibekali mesin 649cc 4 tak berpendingin cairan, DOHC 4 katup, 2 silinder.

Mesinnya mampu menghasilkan tenaga 71 hp pada 8.500 rpm dan torsi 64 Nm pada 7.000 rpm.

Motor tersebut juga mampu berakselerasi 0-60 kmpj dalam waktu 2,3 ​​detik.

Pada saat yang sama, kecepatan maksimumnya akan lebih dari 200 km per jam.

Untuk menjinakkan tenaga mesinnya, motor ini dibekali sistem gerinda cakram dual port di bagian depan dan belakang.

Kawasaki ER6n menggunakan suspensi depan teleskopik 41 mm dan suspensi belakang monoshock. (ddy/jpnn) Sudah lihat video terbaru berikut ini?

Baca artikel lainnya… Di belakang Megawati, Ahok ikut Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK

Massa yang Hadir di Kampanye Akbar Nyaris 600 Ribu, Prabowo Minta Maaf Bikin Macet Jakarta

Eco Racing, Jakarta – Calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subanto dan Gibran Rakabuming Raka, menggelar kampanye terakhirnya pada hari ini, Sabtu, 10 Februari 2024, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta.

Dalam pidato pembukaannya, Prabowo meminta maaf atas kepadatan jalanan di Jakarta sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa wilayah.

Saya mohon maaf kepada masyarakat Jakarta yang mengalami kemacetan lalu lintas, kata Prabowo di awal pidatonya.

Ia mengatakan, diperkirakan masyarakat yang datang berkampanye di hari terakhir mencapai dua juta orang. Bahkan, kata Prabowo, yang datang lebih banyak.

“Kami perkirakan akan datang 200.000 orang, namun ada laporan yang ikut sekitar 600.000 orang,” kata Prabowo.

Berdasarkan pemberitaan situs berita Liputan 6com, terjadi kemacetan di berbagai ruas jalan sepanjang kawasan GBK. Terjadi kemacetan dari Jalan Gatot Subroto hingga Gerbang Jalan Pemuda.

Jalan Pintu Satu Senayan juga menyatu menuju Jalan Sudirman. Mobil berhenti. Antrean mobil yang masuk ke gedung GBK pun padat. Diperkirakan juga masih banyak masyarakat yang parkir di pinggir jalan dan para pedagang yang biasa berbisnis di jalan tersebut, akibat kemacetan lalu lintas.

Pidato Prabowo satu jam lalu sempat emosional

Prawowo juga mengatakan acara kampanye inti akan dimulai pada pukul 15.00. Namun, pria berusia 72 tahun itu memutuskan untuk memulainya sekitar satu jam lebih awal.

“Saya mendapat informasi banyak orang yang berdiri di sini sampai jam sembilan pagi hari ini, jadi saya putuskan untuk mempercepat acaranya,” ujarnya.

Tanya Prabowo kepada jutaan masyarakat berbaju biru yang merasa tidak bisa bangkit secara perlahan. Lalu, Anda bisa mengambil alih orang lain yang masih berada di luar stadion GBK.

Dalam kesempatan itu, Pravo juga memberitakan pihak yang mendukungnya. Diantaranya adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), presiden keenam Indonesia dan pendiri Partai Demokrat.

SBY terlihat duduk di bangku cadangan bersama putra sulungnya, Agus Harimurthy Yudhoyono, yang kini menjabat Ketua Umum Partai Demokrat.