WHO Ungkap 3 Jenis Kanker Pemicu Kematian Terbanyak di Dunia

Jakarta –

Kanker masih menjadi momok yang ditakuti banyak orang. Hal ini tidak mengherankan mengingat kanker merupakan salah satu penyumbang kematian tertinggi di dunia.

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terkendali sehingga menimbulkan tumor yang merusak jaringan sehat di sekitarnya. Inilah penyebab mutasi genetik pada sel. Namun, belum diketahui secara pasti apa penyebab mutasi genetik tersebut.

Kanker terbagi menjadi beberapa jenis, tergantung lokasi tumornya. Semua jenis kanker dapat mengancam jiwa. Namun, ada beberapa jenis kanker yang lebih umum dan menyebabkan lebih banyak kematian dibandingkan jenis kanker lainnya.

Dikutip dari situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kami mencantumkan tiga jenis kanker yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru adalah jenis kanker paling umum yang menyerang orang-orang di seluruh dunia. WHO menyebutkan setidaknya akan ada 2,5 juta kasus baru kanker paru-paru pada tahun 2022, atau 12,4 persen dari seluruh kasus kanker baru.

Tak hanya itu, kanker paru juga menjadi jenis kanker dengan jumlah kematian tertinggi. Pada tahun 2022, kanker paru-paru akan menyebabkan sekitar 1,8 juta kematian, atau 18,7 persen dari seluruh kematian akibat kanker.

Seperti namanya, kanker paru-paru merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel di paru-paru yang tidak normal. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru antara lain: Perokok, perokok aktif dan pasif Efek terapi radiasi Paparan bahan kimia tertentu seperti radon atau asbes Riwayat keluarga dengan kanker paru-paru

Kanker paru-paru biasanya tidak menimbulkan gejala pada awalnya. Namun bila memburuk, penyakit ini bisa memicu gejala berupa: Batuk yang tak kunjung reda Batuk darah Sesak napas Nyeri dada Suara serak pada tulang Sakit kepala Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas 2. Kanker payudara

Kanker payudara merupakan jenis kanker kedua yang paling umum terjadi di dunia. Pada tahun 2022, terdapat sekitar 2,4 juta kasus baru kanker payudara atau 11,6 persen dari seluruh kasus kanker baru.

Namun kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita wanita. Kanker ini juga menyebabkan sekitar 670.000 kematian atau 6,9 persen dari seluruh kematian akibat kanker.

Beberapa faktor risiko kanker payudara antara lain: Obesitas Pertambahan usia Riwayat keluarga mengidap kanker payudara Memiliki kanker di salah satu payudara Mewarisi gen yang meningkatkan risiko kanker, seperti BRCA1 dan BRCA2 Paparan radiasi Menstruasi terlalu muda Saya melahirkan di usia 30 tahun atau lebih Terapi efek hormonal, biasanya dilakukan untuk mengatasi gejala akibat menopause. Kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol

Sementara itu, beberapa gejala yang bisa ditimbulkan oleh kanker payudara, antara lain: Benjolan atau pembengkakan yang tidak wajar di sekitar payudara Perubahan ukuran, bentuk, dan tampilan payudara Puting yang tiba-tiba “menetes” atau terbalik Perubahan kulit, seperti lesung dada Iritasi atau kemerahan . di payudara

Berikutnya: Kanker kolorektal atau kanker usus besar Tonton video “Dapatkah keringat dari ujung jari wanita membantu mendeteksi kanker payudara?” (ath/kna)