Manfaat Rutin Minum Kopi Diungkap Peneliti, Termasuk Sehatkan Jantung

Jakarta –

Kopi merupakan minuman populer yang sering dikonsumsi di pagi hari. Minuman ini menjadi salah satu favorit untuk meningkatkan fokus dan energi sebelum memulai hari.

Sebenarnya, berapa banyak manfaat yang didapat dari meminum secangkir kopi di pagi hari? Berikut beberapa di antaranya, dikutip dari Healthline: Boosting Energy

Kafein dalam kopi dapat merangsang sistem saraf pusat. Obat ini bermanfaat untuk melawan rasa lelah dan meningkatkan energi. Kafein memblokir reseptor neurotransmitter yang disebut adenosin, dan ini dapat meningkatkan kadar neurotransmiter lain di otak yang mengatur tingkat energi, termasuk dopamin.

Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa konsumsi kafein selama latihan bersepeda meningkatkan durasi kelelahan sebesar 12 persen dan secara signifikan mengurangi tingkat kelelahan peserta.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat melindungi terhadap gangguan neurodegeneratif tertentu, termasuk Alzheimer dan Parkinson.

Menurut tinjauan terhadap 13 penelitian, orang yang rutin mengonsumsi kafein memiliki peningkatan risiko terkena penyakit Parkinson. Tak hanya itu, konsumsi kafein juga memperlambat perkembangan penyakit Parkinson seiring berjalannya waktu.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang mungkin dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia dan penurunan kognitif. Mengurangi risiko diabetes tipe 2

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dapat dikaitkan dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2 dalam jangka panjang. Sebuah tinjauan terhadap 30 penelitian menemukan bahwa setiap cangkir kopi yang dikonsumsi setiap hari dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 6 persen.

Hal ini diyakini karena kemampuan kopi dalam menjaga fungsi sel beta pankreas yang bertugas memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula darah.

Simak video “Minum Kopi Belum Terbukti Menyebabkan Penyakit Jantung” (AVK/KNA)

Keseringan Minum Kopi Bisa Bikin Perut Buncit? Ini Penjelasannya

Jakarta –

Kopi merupakan minuman utama untuk mencegah kelelahan dan tidur. Namun, pada beberapa orang, kafein menyebabkan sulit tidur dan membuat mereka mendambakan makanan manis.

Akibatnya, berat badan bertambah, termasuk di area perut. Jika Anda menambahkan susu dan gula ke dalam kopi, hal itu meningkatkan risiko penambahan berat badan.

Apakah minum kopi membuat perut kembung?

Ternyata, sebagian orang mengalami penurunan berat badan, termasuk kembung, setelah minum kopi. Seperti dilansir Healthline, kafein pada kopi dapat mengganggu kualitas tidur malam dan mengganggu kadar hormon dalam tubuh.

Kondisi ini menyebabkan meningkatnya keinginan untuk mengonsumsi makanan olahan, yang berujung pada peningkatan berat badan, termasuk lemak perut.

Kopi, khususnya kopi hitam dalam jumlah wajar, aman bagi kesehatan dan tidak mempengaruhi berat badan. Namun menambahkan makanan lain seperti gula, susu, dan makanan lain dapat meningkatkan asupan kalori dan menyebabkan penurunan berat badan dan diabetes.

Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein dapat meningkatkan pemeliharaan berat badan dan penurunan berat badan. Dalam sebuah penelitian, peningkatan konsumsi kopi dikaitkan dengan penurunan berat badan selama 12 tahun.

Namun, peserta yang mengonsumsi kafein paling banyak memiliki berat badan 1 pon (0,4-0,5 kg) lebih sedikit dibandingkan mereka yang mengonsumsi kafein paling sedikit.

Cara minum kopi yang sehat

Bagi yang ingin minum kopi dan terhindar dari sakit perut, perlu mengetahui cara minum kopi yang benar. Mengutip berbagai sumber, berikut beberapa cara minum kopi yang baik untuk mencegah kembung, antara lain: Membatasi asupan kopi tidak lebih dari empat cangkir sehari Minum kopi hitam tanpa kafein Menggunakan kopi lain yang lebih murah . Pemanis untuk minum kopi Disarankan makan sebelum minum kopi untuk melindungi pencernaan Dengan susu bebas gula pada kopi Perhatikan kandungan pada kopi yang hanya dijual atau dibuat sendiri untuk mencegah penurunan berat badan. Video “Minum kopi tidak menyebabkan penyakit jantung” (sao/naf)

Tak Cuma Nikmat, Seruput Kopi di Pagi Hari Juga Punya Manfaat Bagi Kesehatan

Jakarta –

Bagi sebagian orang, kopi seringkali menjadi minuman yang wajib dikonsumsi untuk mengawali hari karena meminum kopi dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk memulai rutinitas.

Namun manfaat minum kopi tidak hanya sebatas itu saja, kopi hitam ternyata memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, bahkan kopi juga disebut dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Lantas, apa saja manfaat kopi bagi kesehatan? Di bawah ini pembahasan diambil dari berbagai sumber yang mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur mengurangi risiko diabetes tipe 2. Pasalnya, kopi membantu menjaga fungsi sel beta di pankreas yang memproduksi hormon insulin untuk mengatur gula darah.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan pada kopi juga dapat membantu sel-sel tubuh merespons insulin dengan lebih baik. Alhasil, proses pemecahan gula darah tubuh bisa optimal untuk menurunkan berat badan

Kopi juga disebut dapat membantu menurunkan berat badan karena kafein dalam kopi dipercaya dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan nafsu makan.

Sebuah penelitian juga menemukan bahwa orang yang rutin minum kopi lebih aktif dibandingkan mereka yang aktif secara fisik. Aktivitas fisik dengan frekuensi tinggi ini membantu penurunan berat badan dan mengurangi risiko depresi

Manfaat kopi juga berkaitan dengan penurunan stres dan depresi.Kopi dipercaya dapat meningkatkan hormon serotonin dan dopamin di otak sehingga mengurangi perasaan depresi seperti melankolia, kehilangan, depresi dan kesepian.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa setiap cangkir kopi yang dikonsumsi setiap hari dapat menurunkan risiko depresi sebesar 8 persen. Menjaga kesehatan otak

Seiring bertambahnya usia, fungsi otak Anda menurun dan risiko terkena gangguan seperti Alzheimer dan Parkinson meningkat. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat mengurangi risiko tersebut.

Analisis terhadap 13 penelitian berbeda menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kafein memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Parkinson. Tak hanya itu, asupan kafein juga bisa memperlambat perkembangan penyakit.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dapat menurunkan risiko demensia dan menurunkan fungsi kognitif. Mendukung kesehatan hati

Kopi juga disebut dapat melindungi hati dari penyakit tertentu.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum dua cangkir kopi sehari memiliki penurunan risiko kerusakan hati (fibrosis hati) dan kanker hati.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa mengonsumsi satu cangkir kopi saja dapat menurunkan risiko penyakit hati kronis hingga 15 persen. Sementara itu, minum empat cangkir kopi setiap hari mengurangi risiko penyakit sebesar 71 persen. Tonton video “Minum kopi tidak terbukti menyebabkan serangan jantung” (Ath/Suq)