Polisi Tak Benarkan Mobil Miliaran Pakai Pelat ZZ, Kenapa?

Jakarta –

Korps Lalu Lintas Polri (Corlantas) mengatur penggunaan pelat nomor khusus dan rahasia. Plat nomor khusus yang sebelumnya menggunakan kode RF kini diubah menjadi ZZ. Polisi menegaskan, tidak semua mobil bisa menggunakan plat nomor ZZ ini.

Menurut Direktur Registrasi dan Identitas Korps Transportasi Polri Brigjen Paul Yusri Yunus, nomor khusus ini hanya digunakan untuk kendaraan dinas. Kendaraan pribadi tidak bisa menggunakan plat nomor ZZ ini.

Karena hanya digunakan oleh kendaraan dinas, mobil mewah bernilai miliaran yang menggunakan pelat ZZ patut diduga menggunakan pelat palsu. Pasalnya, mobil mewah biasanya adalah mobil pribadi, bukan mobil perusahaan.

“Kalau melihat Land Cruiser yang harganya miliaran tapi pakai pelat nomor ZZP, ZZT atau ZZ lainnya, saya katakan itu tidak benar, patut diselidiki. Mengapa? Karena (nomor ZZ) hanya untuk mobil dinas,” kutip Yusri dari laman resmi Humas Polri.

Proses pendaftaran pelat ZZ khusus sangat ketat dan daftar pembeli sangat terbatas. Pelat khusus ini hanya dapat dipasang pada kendaraan dinas dengan jabatan eselon 1 dan eselon 2.

Jika ada tanda-tanda pelanggaran, polisi akan melakukan penggeledahan dan penyelidikan menyeluruh. Polisi akan menanyakan detail pemilik dan status nomor registrasi kendaraan (MVNR).

Belakangan terungkap fakta pemalsuan pelat nomor khusus seperti pelat nomor RF dan ZZ. Yusri mengatakan, nomor palsu dengan kode ZZ tidak dijual murah meski dibanderol puluhan juta rupee. Oleh karena itu, yang memiliki plat nomor palsu adalah orang yang mempunyai uang lebih.

“Orang yang menggunakan dan membelinya adalah orang kaya yang menggunakan mobil mewah. Jika ada mobil mewah yang menggunakan ZZ (nomor khusus), patut dicurigai. Mengapa? Karena permintaan untuk mendapat nomor khusus itu untuk mobil dinas,” ujarnya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Samian mengungkapkan, pelat kode khusus tersebut dipesan oleh pihak swasta yang ingin merasa “lebih aman” di jalan. Mereka yang memesan plat nomor palsu dengan kode “ZZ” bertujuan untuk menghindari tilang dari polisi.

Tujuannya agar aman di jalan tanpa diperiksa petugas polisi di lapangan. Sejauh ini pemeriksaan kami belum menunjukkan ada pelakunya,” kata Samian merujuk detikNews. Tonton video “Corlantas tawarkan bayar Rp 500 juta untuk papan nama” (rgr/dry)