IHSG Sesi I Jaga Tren Penguatan dengan Nilai Transaksi Rp4,73 triliun

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menutup sesi sore Rabu (2/7/2024) dengan mempertahankan tren perdagangan menguat. Indeks sesi I ditutup turun 0,09% atau 6,28 poin menjadi 7.253 poin.

Siang ini, total peredarannya sebanyak 10,01 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 4,73 triliun dengan 679.503 kali transaksi. Namun harga 200 saham naik, harga 279 saham turun, dan harga 255 saham lainnya stagnan.

Sektor transportasi naik 0,47%, disusul sektor keuangan 0,38%, sektor energi 0,22%, sektor real estate 0,09%, dan sektor industri 0,02% dengan pertumbuhan. Sementara itu, sektor komoditas menguat 0,81%, sektor infrastruktur menguat 0,60%, sektor teknologi menguat 0,44%, sektor non-siklikal menguat 0,23%, sektor siklikal menguat 0,22%, dan layanan kesehatan turun 0,15%.

Indeks LQ45 sebesar 0,32% ke level 983, indeks MNC36 sebesar 0,45% ke level 373, indeks IDX30 sebesar 0,40% ke level 499, sedangkan indeks JII 0, naik sebesar 23% ke level 527.

Tiga top gainer adalah PT Ankara Logistics Indonesia Tbk (ALII) naik 25,00% ke Rp340, PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX) naik 24,63% ke Rp334, PT And Pulau Subur Tbk (PTPS) menguat. Dari 13,69% menjadi Rp382.

Sedangkan tiga top loss PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) turun 24,64% ke Rp 520, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) turun 19,72% ke Rp 57, dan Solusi Komusi Tópindo TOSK ) turun 16,80% ke Rp 104.

Setelah itu, tiga saham yang paling banyak diperdagangkan hingga tahap pertama adalah PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH).