Ini Modus YA Pacar Tamara Tyasmara Tenggelamkan Dante di Kolam Renang

JAKARTA – Polisi akhirnya mengungkap cara YA, kekasih Tamara Tayasmara, Raden Andante Khalif Pramuditho alias Dante tenggelam di kolam renang. Hal itu diungkapkan Direktorat Tindak Pidana Pilkada Metro Jaya, Kompol Weera Satya Triputa.

Wira menceritakan, YA menenggelamkan Dante, putra Tamara dan Hasira Dimas, sebanyak 12 kali.Cara pria itu diketahui setelah peneliti melakukan penelitian lebih lanjut.

Weera Senin (12/2/2024)

Setelah itu Weera menjelaskan episode YA sebagai tersangka setelah menenggelamkan korban. Peristiwa itu terjadi di kolam renang dengan kedalaman 1,5 meter

“Termasuk 14 detik, lalu 24 detik, lalu 4 detik, lalu 2 detik, 26 detik, 5, 21, 7, 17, 8, dan 26. Kali terakhir ini 54 detik,” ucapnya. telah didefinisikan

“Definisi pool immersion time akan dijelaskan lebih detail oleh tim IT analis poolbuffer,” ujarnya.

Dante bernama Viera mencoba menyelamatkan diri dengan berenang di kolam setelah ditenggelamkan oleh YA.

“Korban berusaha berenang ke tepi kolam. Namun tersangka melakukan tindakan yang mencurigakan sehingga menyebabkan korban tidak bisa mencapai kolam,” ujarnya.

Hasil Autopsi Kematian Anak Tamara Diungkap, Ada Jejak Tenggelam di Organ

Jakarta –

Penyelidikan penyebab meninggalnya anak Tamara Tyasmara dan Anger Dimas, Dante (6), terus dilakukan. Pacar Tamara, Yudha Arfandi, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka membenamkan kepala korban ke dalam kolam sebanyak 12 kali dengan waktu berbeda. Hasil otopsi mengungkapkan penyebab kematian Dante adalah tenggelam.

Tim forensik RS Polri Kramat Jati, dr Farah, SpFM mengatakan, otopsi dilakukan dalam kondisi jenazah sudah membusuk, karena penggalian dilakukan 10 hari setelah korban dimakamkan. Hasil panel ahli menemukan bahwa untuk mencari tanda-tanda tenggelam, sampel diambil dari tulang paha dan hati.

Pemeriksaan awal menunjukkan tanda-tanda tenggelam, seperti paru-paru korban mengempis dan mengeluarkan air.

“Saat autopsi, karena jenazah sudah semakin membusuk, beberapa organ tubuh sudah mulai hancur, terutama paru-paru yang berisi cairan. Sisanya banyak di paru-paru,” kata dr Farah.

Untuk memastikan tenggelam, dilakukan pemeriksaan sumsum tulang untuk mendeteksi adanya pemecahan asam dan tanda-tanda flora air dalam tubuh.

“Karena sulitnya mencari cairan di lambung, usus, atau paru-paru yang bengkak karena korban sudah dikubur selama 10 hari, maka malam itu kami melakukan analisa kerusakan asam dan di tulang dan hati, kami menemukan tumbuhan air. berupa alga,” jelas dr Farah. Tonton video “Top 5: Pacar Tamara Tenggelam Dante-Siskaeee Tidak Ada Masalah Jiwa” (kna/up)

Bela Tamara Tyasmara, Kiki Farrel Klarifikasi soal Foto Senyum dan Pakai Make Up Saat Tahlilan Dante

Eco Racing – Aktris Kiki Farrell buka suara soal foto bersama Tamara Tjasmar di pemakaman mendiang Dante.

Baru-baru ini beredar foto suasana tahlilan mendiang Dante yang dibagikan sahabat Tamara Tjasmare.

Dalam foto tersebut, Tamara Tjasmara dan kawan-kawan terlihat bahagia, bukan sedih.

Baca juga: 74 Tahun Suare Merdeka Terus Membangun Warisannya

Warganet menilai foto-foto tersebut lebih pantas disebut sebagai gambar Idul Fitri dibandingkan tahlilan.

Tamara Tjasmara pun mendapat kecaman dari netizen karena tampil rapi dengan riasan dan rambut dicat.

Karena muncul beberapa hipotesis, Kiki Farrell yang juga ada dalam foto tersebut mengklarifikasi melalui Instagram pribadinya.

Baca Juga: Peringkat dan Hasil Putaran Kelima Liga Voli Wanita Korea, Berapa Peringkat Megawati Hangestri cs?

Sahabat Tamara Tjasmara ini ingin menyampaikan beberapa poin penetapan Tamara Tjasmara sebagai ibu Dante.

Kiki Farrell mengatakan, foto tahlilan yang viral di media sosial merupakan foto versi editan.

Hal tersebut ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (11/2/2024).

Baca juga: Berapa Jenis Suara Luar Negeri pada Pemilu 2024? Begini Tata Cara Pemungutan Suaranya, Apakah Megawati dan Pratama Arhan Memilih?

“Foto yang beredar itu diambil dengan ponsel saya, saya bagikan ke teman-teman saya, salah satu teman saya memposting foto yang sudah diedit agar lebih mirip riasan. Di foto kedua asli tanpa editan,” kata Kiki melalui akun Instagram @kikifarrel_.

Sedangkan ekspresi bahagia di wajah foto tersebut dimaksudkan untuk menghibur Tamara Tjasmara yang saat itu sedang berduka.

Tenggelamkan Anak Tamara Tyasmara di Kolam Renang, YA Ngaku Latihan Pernapasan

JAKARTA – Terbukti ia menenggelamkan anak Tamara Tiasmara dan Anger Dimas, Raden Andante Khalifa Pramoditio alias Dante di kolam. Kepada penyidik, YA mengaku bahwa apa yang dilakukannya merupakan bagian dari latihan pernapasan.

YA pun berdalih, anak Tamara diajari bernapas dengan cara menyelam. Namun dalam pemeriksaan, Veera Sathya Triputra, Kompol Dirskrimoom Polri menemukan YA tidak bersertifikat sebagai instruktur renang anak.

YA diduga mengajari Dante berenang karena dipercaya Tamara yang menitipkan anaknya kepadanya saat kecelakaan terjadi.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku melakukan latihan pernafasan dengan cara menyelam. “Nanti kita bandingkan dengan CCTV.” kata Vira di ruang kerjanya, Senin (12 Februari 2024).

“Tersangka tidak memiliki kualifikasi untuk mengajari orang berenang atau menyelam. Ia melanjutkan: “Untuk mendapatkan ini, Anda harus melalui pelatihan khusus di tempat khusus dan memiliki keterampilan khusus.”

Dalam kesempatan itu, polisi juga menghadirkan YA kepada awak media. Pacar Tamara terlihat mengenakan seragam penjara berwarna oranye dan tangannya diborgol.

YA hanya menunduk saat diperkenalkan kepada awak media. Pria itu enggan berkomentar setelah ditetapkan sebagai tersangka kematian Dante.

Diberitakan sebelumnya, Dante putra Tamara Tiasmara dan Anger Dimas ini menghembuskan nafas terakhirnya di usia 6 tahun pada 27 Januari 2024. Ia tenggelam saat berenang di kolam Tirtamas Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Tamara tidak ada saat kejadian dan menitipkan bayinya kepada pacar YA. Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV dan berkas perkara, YA ditetapkan sebagai tersangka kematian Dante karena terbukti menenggelamkan kepala bocah tersebut sebanyak 12 kali.

Dia didakwa berdasarkan Art. 76C sehubungan dengan Art. 80 Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal. 340 KUHP dan/atau Pasal. 338 KUHP dan/atau Pasal. Pasal 359 Q.M.A.

Adik YA Bela sang Kakak dan Bahas CCTV Berenang Dante, Uya Kuya: Otak Mana Otak!

Jakarta – Kasus meninggalnya Dante, putra Tamara Tjasmara dan Anger Dimas yang diduga tenggelam oleh IA pun menarik komentar Uja Kuja. Pasalnya, saat melihat adik IA, Sawira Ramdhani, membela kakak perempuannya atas kematian bocah enam tahun, ia pun marah-marah.

Kekecewaan Ui Cui ia tuliskan di kolom komentar unggahan Instagram @lambe_tura. Unggahan tersebut memperlihatkan kedekatan kekasih Tamara Tjasmara, IA, dengan Dante.

“Adikku bukan seorang pembunuh!” Di video ini @tamaratiasmara kamu yang syuting,” tulis Sawira Ramdhani dalam Instagram story pribadinya, dikutip Minggu (11/2/2024).

Lebih lanjut Savira Ramadhani mengungkapkan, Dante kerap berenang bersama IA.

Sawira Ramadani berkata, “Adikku sering bermain dengan mendiang Dante bersama anak-anaknya. Ini beberapa video kedekatan mereka.”

Melalui pembelaannya, Sawira Ramdhani tampak sengaja membandingkan videonya dengan rekaman CCTV yang beredar belakangan ini.

“Video ini bukan dari hari kejadian, ini video kejadian yang diamankan polisi. Ini video yang membuktikan betapa dekatnya kakak saya yang kini menjadi tersangka dengan mendiang Dante. desak Savira Ramdhani.

Setelah itu Paman Kuja menjadi emosi. Suami Astrid Cuya meyakini adik IA itu menyangkal keaslian rekaman CCTV kolam tempat Dante tenggelam.

Uja Kuja berkata, “Lalu bukti CCTV ditanam begitu saja? Otaknya mana?”

Sebelumnya, polisi membuka rekaman CCTV yang dipasang di lokasi. Dalam rekaman CCTV, terlihat IA berusaha mencekik Dante. IA membenamkan kepala Dante ke dalam air sebanyak 12 kali hingga bocah malang itu berhenti bernapas dan dinyatakan meninggal pada Sabtu, 27 Januari 2024.

Dituding Tutupi Fakta Kematian Dante, Tamara Tyasmara Beri Penjelasan

Eco Racing, Jakarta – Selebriti Tamara Tayazmara dituding sengaja menutupi fakta pacarnya, YA, mengubur kepala Dante saat sedang mandi.

Tuduhan itu muncul setelah Tamara memilih bungkam ketika semua orang menduga Dante tidak meninggal karena kecelakaan.

BACA JUGA: Apa Alasan Anak Tamara Tyasmara Ditenggelamkan? Polda Metro Jaya mengatakan:

“Hanya karena aku diam bukan berarti aku tidak melakukan apa-apa,” kata Tamara berbicara di saluran YouTube Cumicumi.

Sebagai seorang ibu, Tamara mengaku tak bisa tinggal diam atas keanehan kematian Dante.

Baca: 12 Kali Kepala Dante Tenggelam, YA Bilang Begini

“Saya tidak tega berdiam diri. Anak saya tidak hanya meninggal dalam keadaan koma, koma, atau sakit,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat tidak menebar lumpur dan memahami pendiriannya atas meninggalnya putra semata wayangnya.

Baca Juga: Dimas Marah Diduga Dante Tenggelam, Lalu Minta Polisi Lakukan Ini

Oleh karena itu, para ibu tidak bisa diam saja jika anaknya didigitalkan, kata mantan istri Anger Dimas ini.

Ia menegaskan sikap diamnya hingga saat ini bukan untuk menyembunyikan kebenaran atas kematian Dante.

“Saya ingin proses ini berjalan lancar tanpa saya kotor dimana pun,” kata Tamara Tyasmara.

Sebelumnya, pacar Tamara Tiasmara Yudha Arfandi alias Y.A. mereka menyalahkan kematian Dante.

Dalam rekaman CCTV, YA terlihat memukul Dante sebanyak 12 kali.(jlo/jpnn)

Tanda-tanda Tenggelam di Tubuh Anak Tamara: Paru-paru ‘Mencair’

Jakarta —

Tim forensik sedang menyelidiki penyebab kematian putra pesinetron Tamara Tjasmara, Dante. Bocah enam tahun ini dinyatakan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang di Jakarta Timur.

Dokter forensik RS Polri Kramat Jati dr Farah Primadani, SpFM menyatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter forensik juga tidak menemukan adanya patah tulang di tubuhnya.

Karena kondisi jenazah Dante yang sudah membusuk, tim medis masih membutuhkan waktu untuk mengetahui penyebab kematiannya. Periksa organ dalam tubuh untuk mengetahui penyebab kematiannya.

“Saat autopsi, karena kondisi jenazah sudah semakin membusuk, beberapa organ tubuh mulai melunak, terutama paru-paru yang sudah mencair. Kami berasumsi itu karena banyak air yang masuk, jadi kami tidak menemukan jejak lagi. paru-paru,” kata dr Farah.

Pemeriksa medis juga membandingkan tanda-tanda tenggelam berdasarkan hasil pemeriksaan awal. Menurut peneliti tanda-tanda penyelaman, ditemukan kerutan yang menandakan kekurangan oksigen, serta bibir berwarna biru keunguan.

“Kami menyimpulkan bahwa korban mengalami kekurangan oksigen yang parah dan ditemukan tumbuhan air di hatinya. Kami menyimpulkan korban meninggal karena tenggelam atau air masuk ke sistem pernafasan,” kata dr Farah. (tahu tahu)

Tamara Tyasmara Tertunduk Datangi Polda Metro Jaya Usai Pacar Ditangkap

Jakarta –

Tamara Tyasmara datang ke Polda Metro Jaya setelah pacarnya YA ditangkap dan menjadi tersangka kematian putranya Dante.

Pelaku sinetron itu terlihat mengenakan blazer berwarna putih didampingi pengacaranya Sandy Arifin. Tamara Tyasmara mendongak dan langsung masuk ke kamar.

Pacar Tamara Tyasmara, YA, ditetapkan sebagai tersangka kematian Dante saat berenang. DA terekam CCTV di lokasi kejadian.

Detikcom menemukan rekaman CCTV anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas sedang mandi bersama YA.

Rekaman CCTV menunjukkan kolam itu sepi. Bocah 6 tahun itu ditemukan di pinggir kolam.

Dante terlihat di dalam bak mandi sambil memegang pemisah air. Sedangkan di sebelah Dante ada seorang anak laki-laki.

YA muncul setelah Dante. YA dipastikan sempat melihat-lihat sebelum mendekati Dante.

Sedangkan setelah Dante, YA memasukkan jenazah Dante ke dalam air agar tidak terlihat di permukaan.

Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dan jenazah Dante tidak ditemukan di atas air.

Setelahnya, YA mengangkat tubuh Dante ke tepi kolam. Sepertinya YA sedang membantu Dante.

Tamara Tyasmara sejak awal tidak membicarakan YA. Dia selalu mengatakan kalau alasan dia meninggalkan Dante adalah karena dia lebih percaya pada angka itu dibandingkan perawat yang merawat Dante.

Ibu Tamara Tyasmara, Tia, tak menyangka pacar anaknya menjadi penyebab kematian cucunya.

“Dia pasti curiga karena Tamara memang mengira Dante berenang bersamanya,” kata Tia saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan tadi malam.

Tia menuturkan, Tamara Tyasmara tak suka saat pertama kali ke kamar mandi bersama cucunya. Nenek pun memperhatikan Dante senang bisa bersama pacar ibunya.

“Dia sering berenang dan anaknya senang,” kata ibu Tamara Tyasmara.

“(Dante) dekat (dengan pacar Tamara Tyasmara),” lanjutnya tenang.

Namun sejak kasus ini sampai ke jalur hukum, pihak keluarga menyerahkan segalanya kepada polisi. Ibunda Tamara Tyasmara berharap penyebab meninggalnya Dante saat berenang terungkap.

“Kami tidak meragukan apa pun, kami (sebelumnya) percaya padanya,” kata sang nenek. Tonton video “Update Kasus Anak Tamara Tyasmara: Pergi Diusut – Cinta Jadi Bukti” (pus/aay)