Pria Ini Ditangkap Gegara Coba Buka Pintu Pesawat saat Mau Terbang

Ibukota Jakarta –

Seorang pria Kanada ditangkap pada malam tanggal 7 Februari setelah mencoba membuka pintu darurat pesawat saat lepas landas. Insiden itu terjadi di bandara Thai Airways di Chiang Mai.

Menurut Thai Airways, insiden itu terjadi pada penerbangan TG121 dari Chiang Mai ke Bangkok. Saat pesawat berbaris sebelum mencapai landasan, seorang pria bernama Wong Sai Heung berlari ke pintu darurat depan pesawat dan mencoba membuka pintu.

Pria tersebut diduga berteriak bahwa seseorang akan menyerangnya. Menurut polisi, pria berusia 40 tahun itu dalam keadaan panik.

Kejadian ini menyebabkan penerbangan tertunda beberapa jam. Penerbangan tersebut sedianya dijadwalkan berangkat dari Chiang Mai pada pukul 21:05. Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan keamanan, pesawat tersebut diizinkan lepas landas pada pukul 00:34 tanggal 8 Februari.

Pihak maskapai menjamin keselamatan penumpang, pilot, dan awak pesawat akibat kejadian tersebut.

“Semua penumpang, pilot, dan awak pesawat selamat,” kata maskapai tersebut seperti dikutip The Straits Times, Sabtu (2 Oktober 2024).

Saat ini, orang tersebut telah ditangkap dan diserahkan ke polisi untuk dimintai keterangan. Dia awalnya didakwa membahayakan pesawat. Polisi mengatakan mereka akan berdiskusi dengan petugas bandara untuk menentukan biaya tambahan berdasarkan UU Penerbangan.

Wong diinterogasi di kantor polisi Phuping Rajanivej di kota utara. Perwakilan konsulat Kanada juga hadir dalam pemeriksaan tersebut.

Saat diinterogasi polisi, Wong mengatakan dia adalah seorang insinyur komputer dan menderita gangguan panik.

Pria tersebut mengaku takut menyerangnya karena sedang diikuti oleh organisasi rahasia. Jadi dia mencoba membuka pintu untuk keluar dari pesawat. (ya/gambar)

Maskapai Thailand Diam-diam Tambah Pesanan 45 Pesawat Boeing 787

Jakarta –

Maskapai nasional Thailand, Thai Airways International Plc (Thai Airways), menambah pesanan 45 pesawat Boeing 787 terbarunya sehingga total pesanannya menjadi 80 pesawat.

Melansir Reuters, Kamis (2/8/2024) Berdasarkan sumber industri, penambahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan perjalanan internasional mereka. Sebab, permintaan perjalanan internasional dari dan ke negara ini semakin meningkat.

Kesepakatan itu diharapkan akan diumumkan secara resmi akhir bulan ini. Laporan Reuters menyebutkan sebelumnya diberitakan ada perintah rahasia dari Boeing untuk memesan 45 pesawat.

Namun, Boeing menolak berkomentar dan merujuk pertanyaan tersebut ke maskapai tersebut. Produsen pesawat juga belum segera menanggapi permintaan konfirmasi informasi tersebut. (apa saja/kel)