UI Jalin Kolaborasi Riset Bersama UC Berkeley dan University of California Davis

Eco Racing, JAKARTA – Universitas Indonesia (UI) memperkokoh posisinya sebagai universitas terbaik di Indonesia dengan memperkuat dan memperkuat kerja sama internasional.

Dalam tur intensif pada 27 November hingga 2 Desember, tim UI yang dipimpin Wakil Rektor UI Bidang Sumber Daya Manusia dan Properti Dedi Priadi mengunjungi University of California Berkeley (UCB) dan University of California Davis (UCD) untuk memperluas penelitian dan karya. bekerja sama dengan dua universitas terkemuka.

BACA JUGA: 4 Mahasiswa UIR Terjebak di Gunung Marapi Sumbar, 2 Tewas

Dedi didampingi Dekan Fakultas Teknik (FT) UI Heri Hermansyah S.T., M.Eng., IPU., dan Dr. Munawar Khalil, Direktur Penelitian dan Pengembangan UI.

Dikatakannya, program kerjasama ‘Program Kerja Sama Akademik Riset dan Inovasi Berbasis Sumber Daya Alam’ di FTUI yang disponsori oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah berjalan sukses pada tahun ini bersama UCB.

BACA UTAMA: Guru Besar UI Sebut Inilah Kunci Perkembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

“Kami berencana untuk memperluas kerja sama ini ke depan dengan memperluas wilayah kerja sama. “Selain itu, UI dan UC Davis sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dalam proyek bersama,” kata Dedi dalam keterangannya Selasa (5/12).

Salah satu tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk mengetahui cara kerja platform teknis (STP).

BACA SEMUA: Ketua BEM UI Ungkap Pelecehan dan Ancaman Jelang Pilkada, Ibunya Juga Didatangi Pria Berseragam.

Selain itu, tim UI mengunjungi Berkeley SkyDeck, sebuah akselerator dan inkubator teknologi di UCB, dan SCET UCB, sebuah pusat akademik di Fakultas Teknologi UCB tempat para insinyur dan ilmuwan berkumpul untuk mengembangkan, memproduksi, dan menjual produk teknologi mereka.

Menurut Dedi, FTUI dan UCD telah membahas kemungkinan kerja sama untuk program joint title bagi mahasiswa S1 dan S2, pengiriman profesor tamu dari UCD ke UI, dan pengelolaan bersama Model Program Award.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas program internasional FTUI dengan melibatkan mitra universitas,” ujarnya.

Dedi juga mengungkapkan tawaran dari UCD untuk mengirimkan tiga peneliti terkemuka UI sebagai duta penelitian untuk melakukan penelitian bersama di UCD.

Hal ini sejalan dengan semangat Asian Development Bank (ADB) yang mendanai pekerjaan ini melalui Promosi Penelitian dan Inovasi melalui Program Sains dan Teknologi yang Inovatif dan Efektif (PRIMESTEP).

Proyek PRIMESTEP dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat Science Technology Parks di UI dan tiga universitas besar lainnya.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya mengenal cara-cara terbaik pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan UCB dan UCD,” kata Dedi. (mcr4/jpnn)