IDE dan Makara Mas Dirikan UI Mobile

Eco Racing, DEPOK – Dengan kampus yang modern, komprehensif, terbuka, multikultural dan kemanusiaan serta departemen akademik yang luas, Universitas Indonesia (UI) selalu mengedepankan kualitas pendidikan tinggi Indonesia.

Hal ini sesuai dengan misi Universitas Indonesia yaitu menyelenggarakan kegiatan akademik yang bermutu dan relevan dengan tantangan nasional dan global.

Baca Juga: Bantu UMKM Naik Kelas, Dosen FE UI Adakan Pelatihan

Pada bulan Agustus 2019, Universitas Indonesia mendirikan UI Corpora yang dibentuk untuk mengkoordinasikan unit-unit bisnis universitas dan berperan sebagai mitra bisnis strategis dalam pengembangan berbagai produk dan layanan.

Memperhatikan perkembangan kebutuhan civitas akademika UI dan masyarakat umum mengenai digitalisasi dan teknologi informasi, UI selalu berupaya memberikan solusi digital terbaik melalui Corpora Makara Mas.

Baca juga: CHEPS UI tunjukkan bagaimana beban JKN bisa dihemat untuk penanganan diabetes

Menanggapi amanah digitalisasi yang diberikan Universitas Indonesia kepada Makara Mas, hari ini telah dilakukan penandatanganan surat kerjasama antara Makara Mas dan IDE, termasuk PT Universal Indonesia Mobile (UI Mobile).

Usaha patungan ini merupakan tonggak bersejarah dalam mendukung fokus UI pada digitalisasi pendidikan terpusat dan terpadu mulai dari layanan tingkat pelajar, mahasiswa, orang tua, dan pascasarjana.

Baca Juga: Gubernur Jatim Hofifa Bangga Raih 4 Penghargaan Pengabdian Kepada Masyarakat dari Kemenpan-RB

UI Mobile merupakan organisasi yang mengaktifkan keunggulan pendidikan Makara Mass dengan pengalaman di dunia teknologi dari IDE sejak tahun 2017 di dunia EduTech.

Pendiri IDE Steven Samudera mengatakan fokus utama UI Mobile adalah mengembangkan platform ekosistem kampus digital yang mencakup pengelolaan siklus hidup mahasiswa hingga ekosistem keuangan kampus yang mendukung seluruh aspek perkuliahan dan gaya hidup civitas akademika untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Di Indonesia.

“Adaptasi dunia pendidikan ke platform digital tentunya akan membawa perubahan signifikan dalam cara kolaborasi pendidikan dilakukan. Kami di IDE optimis bahwa pengelolaan siklus hidup siswa, yaitu platform mobile UI, dapat menjadi langkah strategis. Reputasi membanggakan yang sudah melekat pada UI, dipertahankan dan ditingkatkan. Bangga. Selalu menghasilkan lulusan berkualitas yang fleksibel, inovatif dan melek teknologi,” kata Stephen.

CEO Makar Mas Putra Abbas mengatakan, “Ini adalah langkah besar dalam perjalanan perusahaannya sebagai bagian dari lingkungan pendidikan tinggi dan pemain di industri digital, sebuah inisiatif strategis.”

“Kami yakin perpaduan antara pengetahuan mendalam kami sebagai bagian dari Universitas Indonesia dan pengalaman para mitra akan menghasilkan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan dunia pendidikan pada khususnya,” ujarnya.

“Tujuan kami tidak hanya meningkatkan standar di bidang digitalisasi pendidikan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas dan terjangkau untuk semua,” kata Putra Abbas.

Acara pembukaan yang akan dilaksanakan di UI Works, Kampus UI, Depok ini dihadiri oleh perwakilan Departemen Kerjasama, Direktorat Manajemen dan Pengembangan Usaha, serta Departemen Teknologi dan Sistem Informasi Universitas Indonesia. (kanan/jpnn)

Baca Artikel Lainnya… Kolonel Gusti: Senjata KKB M4 dan AR15 Paling Mematikan dalam Peperangan Modern

Penjaringan Calon Anggota MWA UI 2024-2029 Unsur Masyarakat Dibuka, Ini Tahapannya

Eco Racing , Jakarta – Universitas Indonesia (UI) memulai seleksi calon anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI yang mewakili elemen masyarakat periode 2024-2029. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 7 hingga 25 Februari 2024.

MWA adalah badan UI yang melaksanakan kerja preskriptif non-akademik yang mewakili pemerintah, masyarakat dan UI untuk menetapkan kebijakan, memantau dan mengevaluasi pengelolaan UI.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2021 tentang UU AI, MWA beranggotakan 17 orang yang meliputi enam komponen yaitu Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Rektor, tujuh wakil dosen, enam perwakilan kota, satu staf akademik. perwakilan dan satu perwakilan siswa.

“Setiap lima tahun sekali ada proses pemilihan anggota MWA baru,” tulis UI dalam keterangan tertulisnya, mengutip Tempo, Rabu, 7 Februari 2024.

Melalui jaringan ini, UI mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi anggota MWA UI yang akan mengisi unsur masyarakat (enam anggota). Dua orang di antaranya akan menjabat sebagai Ketua Komite Audit dan Ketua Komite Risiko dengan syarat mempunyai kualifikasi di bidang organisasi, akuntansi dan keuangan serta manajemen risiko serta mempunyai waktu dan komitmen yang cukup dalam menjalankan tugasnya.

Tugas dan tanggung jawab MWA antara lain menetapkan kebijakan antarmuka pengguna secara umum setelah mendapat peninjauan dari Rektor, Senat Akademik (SA) dan Dewan Profesor (DGB); mengawasi pelaksanaan dan pengelolaan keadaan keuangan UI, serta mengupayakan dan memfasilitasi perolehan dana dan pengembangan aset UI; Mengawasi pengelolaan kegiatan non-akademik UI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; Menyetujui rencana pembangunan jangka panjang, rencana strategis, rencana kerja tahunan, dan rencana kerja anggaran serta mengevaluasi pemenuhannya; Selain itu juga mengangkat dan memberhentikan Rektor UI.

Bagi yang ingin mendaftar dapat melihat informasi lengkap di ui.ac.id/peleksianMWA. Calon wakil masyarakat yang lolos tahap administrasi akan diumumkan pada 13 Maret 2024.

Selain itu, masukan masyarakat terhadap calon anggota MWA akan diminta pada tanggal 13 hingga 17 Maret 2024, dan akan diakhiri dengan pemilihan anggota MWA (Paling Senat Akademik UI) pada tanggal 21 Maret 2024, demikian bunyi pengumuman resmi UI. .

Selalu update informasi terkini. Simak berita terkini dan berita pilihan dari Eco Racing di channel Telegram “Eco Racing Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.

Bidang keamanan siber menjadi topik utama diskusi kolaborasi karena tim UI memandang penting untuk menjawab tantangan era digital. Baca selengkapnya

Wakil Presiden Maruf Amin baru-baru ini buka suara mengenai tren demokrasi. Termasuk reaksinya terhadap film Dirty Vote. Baca selengkapnya

UI menyatakan berkomitmen memberikan akses yang adil kepada mahasiswa dari seluruh wilayah dan tingkat sosial ekonomi Indonesia. Baca selengkapnya

Profesor Harkristoti Hekarsino dan Profesor Kointjoro kesal ketika beberapa pihak, termasuk pihak Istana, menyebut gerakan profesor dan menyebut mereka partai. Baca selengkapnya

Calon anggota MWA UNS yang lolos tahap seleksi administrasi ditetapkan oleh rapat pleno khusus Senat Akademik. Baca selengkapnya

Para profesor dan akademisi terus mengkritik Jokowi. Bang Hatta pernah mengingatkan kaum intelektual untuk ikut membangun Indonesia adil dan makmur. Baca selengkapnya

Petisi, dekrit, dan manifesto banyak digunakan oleh akademisi untuk menyatakan protesnya terhadap pemerintahan Jokowi. 3 Pahami syarat dan ketentuannya, bacalah dengan lengkap

Para profesor dan akademisi kampus semakin kritis terhadap Jokowi, termasuk puluhan kampus lainnya. Baca selengkapnya

Duta Besar Bosnia dan Herzegovina mengunjungi salah satu universitas di Indonesia untuk menjajaki kemungkinan kerja sama jarak jauh. Baca selengkapnya

Berbagai kampus terus mengkritik Jokowi jelang pemilu 2024. “Guru besar dan akademisi adalah benteng terakhir demokrasi,” kata Adi Prietno. Baca selengkapnya

UI Jalin Kolaborasi Riset Bersama UC Berkeley dan University of California Davis

Eco Racing, JAKARTA – Universitas Indonesia (UI) memperkokoh posisinya sebagai universitas terbaik di Indonesia dengan memperkuat dan memperkuat kerja sama internasional.

Dalam tur intensif pada 27 November hingga 2 Desember, tim UI yang dipimpin Wakil Rektor UI Bidang Sumber Daya Manusia dan Properti Dedi Priadi mengunjungi University of California Berkeley (UCB) dan University of California Davis (UCD) untuk memperluas penelitian dan karya. bekerja sama dengan dua universitas terkemuka.

BACA JUGA: 4 Mahasiswa UIR Terjebak di Gunung Marapi Sumbar, 2 Tewas

Dedi didampingi Dekan Fakultas Teknik (FT) UI Heri Hermansyah S.T., M.Eng., IPU., dan Dr. Munawar Khalil, Direktur Penelitian dan Pengembangan UI.

Dikatakannya, program kerjasama ‘Program Kerja Sama Akademik Riset dan Inovasi Berbasis Sumber Daya Alam’ di FTUI yang disponsori oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah berjalan sukses pada tahun ini bersama UCB.

BACA UTAMA: Guru Besar UI Sebut Inilah Kunci Perkembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

“Kami berencana untuk memperluas kerja sama ini ke depan dengan memperluas wilayah kerja sama. “Selain itu, UI dan UC Davis sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dalam proyek bersama,” kata Dedi dalam keterangannya Selasa (5/12).

Salah satu tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk mengetahui cara kerja platform teknis (STP).

BACA SEMUA: Ketua BEM UI Ungkap Pelecehan dan Ancaman Jelang Pilkada, Ibunya Juga Didatangi Pria Berseragam.

Selain itu, tim UI mengunjungi Berkeley SkyDeck, sebuah akselerator dan inkubator teknologi di UCB, dan SCET UCB, sebuah pusat akademik di Fakultas Teknologi UCB tempat para insinyur dan ilmuwan berkumpul untuk mengembangkan, memproduksi, dan menjual produk teknologi mereka.

Menurut Dedi, FTUI dan UCD telah membahas kemungkinan kerja sama untuk program joint title bagi mahasiswa S1 dan S2, pengiriman profesor tamu dari UCD ke UI, dan pengelolaan bersama Model Program Award.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas program internasional FTUI dengan melibatkan mitra universitas,” ujarnya.

Dedi juga mengungkapkan tawaran dari UCD untuk mengirimkan tiga peneliti terkemuka UI sebagai duta penelitian untuk melakukan penelitian bersama di UCD.

Hal ini sejalan dengan semangat Asian Development Bank (ADB) yang mendanai pekerjaan ini melalui Promosi Penelitian dan Inovasi melalui Program Sains dan Teknologi yang Inovatif dan Efektif (PRIMESTEP).

Proyek PRIMESTEP dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuat Science Technology Parks di UI dan tiga universitas besar lainnya.

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya mengenal cara-cara terbaik pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membangun hubungan yang kuat dengan UCB dan UCD,” kata Dedi. (mcr4/jpnn)